Penyimpangan Sosial di Sekitar Kita

Sumber ilustrasi: Artwoonz @ pinterest.

         Penyimpangan sosial di lingkungan sekitar rumah, sekolah, tempat kerja, dan sebagainya memang sudah menjadi masalah umum yang datang dari tiap individu di sekitar kita. Manusia biasa tidaklah selalu sempurna dari segi apapun, termasuk dari bagaimana manusia menjalani hidup. Maka dari itu, penyimpangan sosial yang terjadi di sekitar kita pasti selalu tetap ada dan terjadi di setiap masa meski dengan permasalahan yang berbeda-beda. Meskipun selalu ada di setiap masa, bukan berarti penyimpangan sosial dapat dianggap sepele dan wajar saja. Masyarakat yang menyaksikan penyimpangan sosial yang berbentuk tindakan asusila, tindakan kriminal, tindakan kejahatan secara verbal seperti KDRT, bully, dan sebagainya, harus mengambil langkah tegas untuk mencegah terulangnya penyimpangan sosial tersebut, atau minimal mengurangi dampak negatif yang diberikan kepada lingkungan yang menyaksikannya. Penyimpangan sosial tidak selalu berbentuk tindakan kriminal dan asusila. Karena pada dasarnya penyimpangan sosial memiliki banyak sekali bentuk dari yang umum dan kurang diperhatikan dampak berkepanjangannya seperti tindakan mengomentari fisik seseorang, hingga tindakan pembunuhan.

        Penyimpangan sosial yang terjadi di sekeliling kita harus tetap kita perhatikan agar dapat kita jadikan pelajaran untuk tidak dicontoh, atau agar kita dapat mengetahui apakah ada yang dapat kita bantu untuk menegaskan mengenai larangan melakukan penyimpangan sosial tersebut. Berikut beberapa penyimpangan sosial yang pernah terjadi di lingkungan rumah saya, di antaranya ialah pencurian motor, pemalakan, penyiksaan anak di bawah usia, perjudian, dan narkoba.

1. Pencurian motor

        Pencurian motor merupakan hal yang umum terjadi di lingkungan perumahan manapun, namun tetap tidak bisa dimaafkan karena termasuk tindak penyimpangan sosial sekunder yang merugikan dan menganggu kenyamanan hidup bermasyarakat. Umumnya, pencuri motor di lingkungan perumahan saya akan dihakimi terlebih dahulu oleh masyarakat yang mengetahui tindakan tersebut lewat penyiksaan lewat kekerasan fisik. Jika tidak ada masyarakat yang menangkap basah siapa pencurinya, maka solusi dari pemimpin setempat seperti ketua RT dan RW adalah shift keamanan keliling yang dilimpahtugaskan kepada bapak-bapak dari masyarakat setempat.

2. Pemalakan

        Penyimpangan sosial yang termasuk bentuk penyimpangan individu ini biasanya tidak terjadi secara langsung di  dalam lingkungan perumahan saya, namun biasanya tetap terjadi di lingkungan dekat perumahan seperti jalan raya dekat perumahan atau gang-gang besar yang bisa dilewati truk truk sedang atau mobil proyek. Pemalakan ini ditujukan untuk meminta uang secara paksa kepada para supir truk-truk proyek atau truk besar yang berasal dari pengerjaan suatu bangunan milik suatu perusahaan di dekat lingkungan perumahan saya. Pemalakan ini tidak dilakukan dengan ancaman benda tajam ataupun ancaman tindakan asusila lainnya, namun pastinya tetap ada kekerasan dari segi perkataan dan gertakan yang dilakukan oleh pemalak. Dikarenakan pemalakan ini tidak berdampak kepada kehidupan bermasyarakat, maka kebanyakan masyarakat yang mengetahui adnnya pemalkaan tersebut biasanya hanya menggunjing pemalak dari belakang atas caranya mencari nafkah yang kurang senonoh. Namun, sempat ada pula pemalak yang berhasil tertangkap basah oleh kepolisian setempat yang sedang patroli malam, kemudian mengejar pemalak hingga ke dalam daerah perumahan dan menembakan tembakan peringatan menuju langit. 

3. Penyiksaan anak di bawah usia

Sumber ilustrasi: projectandshow.blogspot.com.

        Tindakan ini sebenarnya sudah  masuk ke dalam tindakan kejahatan dan merupakan bentuk penyimpangan sosial sekunder. Anak-anak yang masih belum sempurna dalam memahami perkataan orangtuanya, belum sempurna melakukan hal-hal yang diperintahkan orangtuanya, diberi perlakuan kasar mulai dari cubit, pukulan, tamparan, hingga penggunaan benda untuk memukul anak tersebut. Bekas penyiksaan terhadap anak ini tidak hanya berdampak pada tubuh anak yang lecet atau lebam, tapi juga berdampak pada mental anak usia dini tersebut. Akibatnya, anak yang sering disiksa oleh orangtuanya ini akan menjadi anak yang lebih sering melamun dan menjadi anak yang pemberontak ketika bermain dengan teman-temannya yang lain. Tak jarang juga anak tersebut mempraktekan kekerasan yang ia terima kepada teman atau saudaranya sendiri. Memang, orangtua saya bahkan masyarakat setempat juga beberapa kali pasti memberi teguran kepada orangtua dari anak tersebut untuk tidak melakukan hal yang di luar batas seperti itu. Namun, semua kembali lagi kepada orangtua dan pihak keluarga lainnya dari orangtua anak tersebut yang harusnya memiliki kesadaran penuh untuk menciptakan masa kecil yang damai bagi anak tersebut. 

4. Perjudian

Sumber ilustrasi: Pinterest.

        Pada tindakan yang termasuk penyimpangan sosial secara berkelompok ini, kebanyakan masyarakat merasa terganggu dikarenakan pelaku-pelaku perjudian tersebut biasanya berkumpul di waktu dekat tengah malam hingga menjelang pagi, di tempat sekitar perumahan  atau bahkan di pinggir jalanan perumahan. Kadang ada beberapa masyarakat yang berani menegur pelaku untuk berhenti berjudi atau setidaknya mencari tempat yang jauh dari perumahan untuk mengurangi dampak negatif yang dirasakan masyarakat ketika sedang beristirahat di waktu selarut itu. Namun, teguran yang dilancarkan biasannya disampaikan kepada individu atau beberapa orang saja, tidak langsung menegur sekelompok orang yang sedang berjudi tersebut dikarenakan takut terjadi perlawanan akibat alkohol yang dikonsumsi sambil berjudi atau karena mereka beramai-ramai.

5. Narkoba

Sumber ilustrasi: boldsky @ Pinterest.

        Penyimpangan sosial yang berupa pengonsumsian narkoba secara bersama-sama ini merupakan bentuk dari penyimpangan individu yang biasanya dilakukan secara diam-diam dan tidak secara terbuka diketahui banyak masyarakat di lingkungan perumahan. Karena narkoba memiliki sanksi yang berat jika bocor dan ditindak dalam bentuk pidana, maka kebanyakan penggunanya melakukannya di dalam rumah yang aman dan berada di dalam perumahan. Meskipun demikian, bukan berarti tidak ada orang sekitar yang tidak paham mengenai kejadian narkoba ini. Pengguna narkoba kadang cukup jelas menampakan dampak dari penggunaan narkoba seperti tidak tidur berhari-hari, mata merah, banyak melamun, dan semacamnya yang dapat diidentifikasikan oleh masyarakat sendiri. Terlebih lagi, memang sempat dari dulu hingga sekarang sudah ada beberapa kali penangkapan secara paksa dari pihak kepolisian yang mendapat kebocoran informasi dari orang yang tidak diketahui perihal adanya komplotan pemakai narkoba di dekat lingkungan perumahan saya, yang membuat banyak masyarakat lebih menyadari bahwa pengonsumsi narkoba di lingkungan perumahan ini tidak sedikit dan diam-diam dapat terus bertambah jumlahnya.

Sumber kutipan:Tiny Buddha @ Pinterest. 

        Penyimpangan sosial yang berada di lingkungan sekitar tempat tinggal kita, merupakan contoh bahwa pergaulan, kondisi lingkungan, kondisi keluarga, dan banyak faktor dari hal-hal terdekat dapat menjadi pemicu seseorang melakukan penyimpangan sosial yang berupa kejahatan atau tindakan yang meresahkan masyarakat setempat. Penyimpangan sosial negatif juga dapat terjadi dari diri kita pribadi lewat apa saja yang kita ucapkan dan kita lakukan kepada lawan bicara kita setiap harinya. Maka dari itu, kita juga harus menyaring apa saja tindakan dan kalimat yang boleh kita sediakan untuk orang lain agar mereka tidak menjadi salah satu dari mereka yang melakukan penyimpangan sosial negatif karena tekanan batin, mental, atau fisiknya dari kita pribadi. Sama halnya menjadi sosok yang baik untuk orang lain, kita juga harus menjadi sosok yang kuat, dipenuhi kesabaran, berpikir kritis, membuka sudut pandang pemikiran, berani membela diri ketika memang benar, dan semacamnya yang merupakan bentuk pencegahan kepada diri kita sendiri agar tidak melakukan penyimpangan sosial.

Komentar